Cara Menyempurnakan Pikiran Dan Menghentikan Pikiran Negatif

Written by

Jika kamu lebih cenderung memiliki pikiran yang negatif, kemungkinan akan memberikan dampak yang cukup besar dalam kehidupan kamu. Maka akan ada banyak kesalahpahaman yang akan kamu alami dalam kehidupan kamu. Hal ini disebabkan terlalu banyak pemikiran negatif dan pada akhirnya akan menguasai pola pikir kamu. Pada kenyataan, pikiran negatif adalah sebuah kebiasaan yang bisa dirubah melalui pengetahuan yang kita serap, strategi dan perilaku kita sehari-hari. Ketika kta sudah memahami penyebab timbulya pikiran negatif dan mengubah cara dimana kita melihat situasi, maka kita akan dapat mengembangkan pemikiran yang lebih positif. Pemikiran positif akan memebrikan manfaat besar dalam kehidupan kita pribadi. Berikut ini ada 6 cara yang cukup sederhana yang bisa kamu aplikasikan dan dapat menghentikan pikiran negatif kamu dan mengembangkan kebiasaan perilaku yang lebih positif.

1.Merubah atau memperbaiki siklus tidur yang konsisten

Pikiran negatif merupakan gejala depresi, dan akan diperparah ketika kamu kurang tidur atau siklus tidur yang tidak teratur. Hubungan antara pikiran negatif, depresi, dan kurang tidur banyak dilakukan penelitian secara ilmiah. Cukup banyak subjek yang didiagnosa mencerita depresi dan kecemasan disebabkan oleh siklus tidurnya yang kurang dari 6 jam tiap malamnya.

Untuk menghindari depresi atau pikiran negatif kamu harus memastikan bahwa kamu cukup istirahat dan mencoba memperbaiki siklus tidur kamu yang lebih sehat, setidaknya 6 jam tidur. Jika memungkinkan kamu harus tidur selama 8 jam setiap malamnya, sehingga nantinya akan menciptakan rutinitas berdasarkan waktu yang sudah kamu tentukan. Dengan siklus tidur yang lebih baik selama 6 hingga 8 jam tiap malamnya, akan membuat kamu lebih sehat dan siap melakukan aktifitas atau bekerja di pagi harinya.

2.Tulis pikiran negatif kamu

Masalah degan pikiran negatif biasanya tidak berbentuk dan terlihat sangat ambigu atau tidak jelas. Yang pada akhirnya sangat sulit untuk mengukur atau menyelesaikannya. Dan terkadang orang yang berpemikiran negatif akan menyembunyikan sumber yang membuatnya cemas. Cara yang paling baik adalah dengan menuliskan pikiran negatif dalam sebuah jurnal harian kamu. Sebisa mungkin kamu menterjemahkan pikiran negatif kamu dan bisa mengartikannya lebih jelas. Setelah kamu menuliskan semua pikiran negatif , kamu bisa menganalisa dan mencari tahu apa penyebabnya sehingga kamu memiliki pikiran yang negatif. Proses seperti ini juga akan membantu kamu untuk mengembangkan kebiasaan dengan mengungkapkan pikiran kamu secara terbuka. Sehingga akan lebih mudah menyelesaikan masalah-masalah yang ada di pikiran kamu.

3.Berhenti berpikir terlalu ekstrim

Hidup itu sangat jauh dari sekedar hitam dan putih, dan orang yang mempunyai pola pikir lebih rasional sangat mengetahuinya. Tapi tidak pada orang-orang yang memiliki pikiran negatif, mereka lebih cenderung berpikir secara ekstrim. Sebagai contoh mereka akan membayangkan scenario paling buruk jika dihadapkan pada sebuah masalah. Jika ada masalah dalam kehidupan kamu, seharusnya kamu mempertimbangkan segala kemungkinan baik positif dan negatifnya. Mencoba untuk membuat daftar yang bisa memandu kamu dalam proses pemikiran kamu. Dan ini akan memberikan alternatif lain selain pikiran negatif yang ekstrim. Dan pada akhirnya nanti pemikiran negatif yang terlalu ekstrim akan lebih berkurang daripada sebelumnya. Dan kamu jauh lebih berani memikirkan kemungkinan adanya hal positif di setiap masalah yang sedang kamu hadapi.

4.Berurusan dengan fakta-fakta yang ada dan berhenti membaca pikiran

Pola pikir yang negatif akan membuat kamu tidak mampu ketika berurusan dengan ketidakpastian. Jadi ketika kamu merasa stres dengan situasi maka akan berpotensi menimbulkan pemikiran yang negatif. Dan kamu akan lebih cenderung mengacaukan hal-hal tertentu dan memberikan sesuatu tanpa fakta-fakta penting. Ini digambarkan sebagai membaca pikiran dan itu akan mendorong pemikiran negatif yang lebih lanjut. Sebenarnya ini bisa diselesaikan dengan perubahan perilaku, seperti mengumpulkan fakta-fakta yang ada dengan rincian yang berkaitan dengan situasi yang sedang kamu alami. Kuncinya adalah memulai dengan skenario  dan menyatakan semuanya dengan penjelasan yang logis.

5.Memberikan penekanan pada pemikiran yang positif

Salah satu masalah utama dengan berpikir negatif adalah akan menjadi pemikiran utama kamu atau mendominasi pemikiran kamu sepanjang waktu. Ini dapat menyebabkan kamu lebih meminmalkan hasil yang positif karena pemikiran negatif sudah mendominasi pemikiran kamu. Yang pada akhirnya kamu tidak dapat melihat sisi positif sama sekali. Misalnya, kamu mendapatkan kenaikan gaji di perusahan kamu kerja, sementara teman kerja kamu tidak mendapatkan kenaikan gaji seperti kamu. Daripada kamu melihat sisi negatif kenapa dia tidak mendapatkan kenaikan gaji, akan lebih baik jika kamu tidak memikirkan hal itu dan mengajak mereka untuk makan-makan dan merayakannya. Hal yang kamu lakukan itu akan menjauhkan kamu dari pemikiran-pemikiran negatif tentang teman kamu yang tidak naik gajinya. Dan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti merayakan kenaikan gaji kamu.

6.Mencari hal positif dari setiap kondisi yang kamu alami

Mencari hal yang lebih positif dari setiap situasi yang kamu alami akan jauh lebih penting daripada kamu menghabiskan pemikiran kamu yang lebih ke pikiran negatif. Ketika kamu memulai membangun bisnis kamu hindari pemikiran yang pesimis atau berpikir negatif jika bisnis kamu tidak berjalan dengan lancar. Jika ada masalah dengan bisnis kamu, carilah solusi untuk menyelesaikannya.

Article Categories:
info

Comments are closed.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com