Dampak Bahayanya Jika Sering Konsumsi Mie Instan

Written by

Tak perlu disangsikan lagi bahwa Mie instant merupakan makanan favorit kebanyakan masyarakat di negara kita. Tak hanya rasanya yang gurih nan memanjakan lidah, cara membuatnyapun sangatlah praktis plus harganya yang sangat terjangkau. Memang, mie sebenarnya memiliki kandungan karbohidrat – sama seperti nasi, namun yang perlu dikhawatirkan adalah terdapatnya zat-zat kimia tertentu termasuk zat pengawet dan bumbu-nya. Memang tubuh manusia memiliki sistem sendiri untuk menyaring zat-zat tersebut, tapi jika keseringan terpapar maka organ seperti usus dan liver hingga ginjal bisa menyerah juga pada akhirnya.Berikut resiko yang mungkin bisa Anda terima jika terlalu sering mengkonsumsi mie instant:

1.Kanker

Beberapa mie instant dikemas dengan bahan styrofoam, yang akan akan bereaksi dan larut terutama jika terkena air panas. Padahal, mie instan itu sendiri haruslah diberikan air panas agar menjadi lembek, hangat, dan enak dimakan. Syrofoam yang larut terkena air panas ini bersifat karsinogen(racun pemicu kanker) ketika bersarang dalam tubuh manusia – dan apabila terus menerus menumpuk dapat memicu timbulnya kanker

2.Gangguan Pencernaan

Mie instan  berisiko terhadap gangguan pencernaan, seperti perut terasa sebah dan sembelit. Hal ini mungkin adanya zat kimia propelene glycol(pencegah mie mengering), kimia pengwet dan pewarna yang ada didalamnya. Untuk itu sebaiknya tidak mengkonsumsinya terlalu sering, terlebih jika lebih dari 1 kali dalam sehari.

3.Berisiko Bagi Janin Jika Sering Dikonsumsi Oleh Ibu Hamil

Umumnya mie instan mengandung beberapa zat kimia seperti zat pengawet, penguat rasa, dan bahan kimia lainnya yang dapat berpotensi buruk bagi kehamilan. Tentu saja hal ini dapat terjadi karena janin dalam kandungan masih belum berkembang sepenuhnya, serta apa yang dimakan sang ibu akan ikut diterima oleh janin. Tak menutup kemungkinan dapat menyebabkan anak menjadi autis setelah lahir, karena sel-sel otak bayi sangat dapat berpengaruh oleh zat kimia yang bersifat negatif dalam makanan seperti pengawet dan penguat rasa.

 

Article Categories:
info

Comments are closed.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com