Hore, Kini Kereta Tercepat Di Dunia Sudah Dapat Mengurangi Kemacetan Di Jakarta Lho

Written by

Hore, Kini Kereta Tercepat Di Dunia Sudah Dapat Mengurangi Kemacetan Di Jakarta Lho, dan jika anda dapat menaiki kereta tersebut sekarang juga. So, apa yang terlintas dalam benak pikiran anda? Tentunya, anda tidak perlu repot-repot untuk merencanakan perjalanan ke luar negeri demi menikmati kereta tercepat di dunia. Penasaran dengan kereta yang akan di datangkan ke Indonesia? Berikut penjelasan dari Dirk Ahlborn, CEO Hyperloop Transportation Technologies yang merupakan perusahaan penyedia kereta tercepat melalui video yang dapat anda tonton di bawah ini

Menurut informasi yang dilansir dari cnbc.com, kereta yang akan didatangkan ke Indonesia bernama Hyperloop. Dan Hyperloop merupakan layanan transportasi berteknologi tinggi yang dikembangkan oleh miliarder Elon Musk.

Untuk pengoperasiannya, Hyperloop akan dijalankan melalui tabung besar pada kecepatan 750 mph yang menggunakan magnet. Hal ini terlihat sebagai solusi untuk perjalanan jarak jauh, yang pada gilirannya dapat memperkecil dampak kemacetan.

Dan menurut informasi yang dilaporkan dari liputan6.com, alasan perusahaan transportasi Hyperloop menggandeng Indonesia sebagai partner kerjasama yaitu, karena Indonesia memiliki populasi penduduk yang lebih dari 260 juta jiwa, terutama kota Jakarta. Dan Jakarta merupakan kota termacet terparah di dunia, dengan kebiasaan pulang-pergi selama empat jam. Nah, sebelum kita dapat mengatasi kemacetan di Jakarta, alangkah baiknya kita mengetahui penyebab kemacetan yang terjadi di Jakarta. Berikut penjelasannya.

Penyebab Kemacetan Di Jakarta

Jakarta merupakan kota yang selalu diidentikkan dengan kemacetan. Dan menurut informasi yang diwartakan oleh Republika, Andrinof Chaniago yang merupakan pengamat kebijakan publik menuturkan bahwa, terdapat sembilan aspek yang menjadi Penyebab Kemacetan Di Jakarta. Berikut penjabarannya.

1. Ruas jalan

Ruas jalan masih jauh di bawah kebutuhan normal yang seharusnya 20 persen dari total luas lahan. Sampai saat ini, luas lahan khusus pembangunan jalan di Jakarta hanya mencapai 6,2 persen dari total lahan. Minimnya ruas jalan yang dibangun telah menjadi salah satu faktor utama timbulnya kemacetan.

2. Angkutan umum

Selain luas lahan, moda angkutan umum yang belum memadai juga memberikan dampak buruk bagi masalah kemacetan di Jakarta. Dan menurut Andrinof, seharusnya angkutan umum di Jakarta menggunakan bus yang dapat mengangkut banyak penumpang. Kalau tidak, pindahin aja ibukota ke Kalimantan dan tata kota Jakarta, terutama perumahan dan gedung komersial.

“Namun, pemindahan itu kan tidak begitu gampang, dan yang terjadi saat ini Jakarta masih dilayani sebanyak 16 ribu angkot. Nah, untuk mengatasi masalah kemacetan, maka jumlah angkot harus diciutkan secara drastis,” imbuhnya saat memberikan twit di akun Twitter @andrinof_a_ch.

3. Minimnya jembatan penyeberangan

Disamping masalah angkutan umum, minimnya jembatan penyeberangan orang atau terowongan penyeberangan orang, kerap kali membuat orang beramai-ramai menyeberang saat arus lalu lintas sedang padat. Dan ini tentu saja menghambat laju kendaraan yang pada gilirannya akan menimbulkan kemacetan.

4. Kebijakan perumahan

Masalah lainnya selain minimnya jembatan penyeberangan yaitu kebijakan perumahan di perkotaan yang salah. Rumah susun di Jakarta jumlahnya amat kecil. Akibatnya, orang harus tinggal di daerah pinggiran. Nah, banyaknya orang yang tinggal di pinggiran dapat membuat banyak orang berada di jalan, dan itulah salah satu hal yang membuat Jakarta menjadi macet.” tutur Andrinof.

5. Minimnya fly over

Selain kebijakan perumahan, banyaknya persimpangan jalan yang belum memiliki fly over maupun underpass juga telah memberikan dampak kemacetan yang sangat buruk di Jakarta.

6. Membludaknya jumlah penduduk

Minimnya fly over memang telah memberikan dampak terburuk bagi kemacetan, namun apa daya jika angka urbanisasi dan pertumbuhan penduduk di pinggir Jakarta semakin membludak. Membludaknya jumlah penduduk yang sampai saat ini telah berada di atas 4,5 persen per tahun, dapat menjadikan Jakarta sebagai kota termacet ke-22 di dunia seperti yang dilansir dari Tribunnews. Mengapa bisa demikian? Karena mayoritas orang Jakarta mengejar waktu untuk bekerja, sehingga kemacetan pun tak terelakkan lagi. ungkap Andrinof.

7. Banyaknya titik bottleneck

Membludaknya jumlah penduduk telah menyebabkan banyaknya titik bottleneck, seperti di pintu-pintu masuk jalan tol. Dan bottleneck tersebut dapat berdampak buruk terhadap kemacetan di Jakarta

8. Angkutan massal

Nah, untuk penyebab nomor delapan yaitu karena kurangnya angkutan massal seperti kereta. Kurangnya angkutan massal seperti kereta, sangat berdampak terhadap kemacetan di Jakarta. Bayangkan semua orang Jakarta menggunakan mobil, maka ruas jalan di kota tersebut akan bertambah macet dehhh…

9. Buruknya tata ruang

Dan penyebab yang terakhir, yaitu karena buruknya tata ruang dan kesalahan pemberian ijin bangunan seperti mall dan ruko, dapat membuat Jakarta jadi macet. Kenapa sih kok bangun mall aja bisa macet? So pasti dong, karena dimana ada mall, di situ ada banyak kendaraan. Jadinya tambah macet dehhh… Lalu bagaimana dengan kiat mengatasi kemacetan di Jakarta?

Kiat Mengatasi Kemacetan Di Jakarta

Kiat Mengatasi Kemacetan Di Jakarta dapat ditempuh melalui solusi kereta cepat Hyperloop. Dan sistem Hyperloop akan bekerja dalam jangka panjang untuk menyelesaikan masalah kemacetan di Jakarta. Umpamanya, jika rute perjalanan antara Jakarta menuju Yogyakarta dapat memakan waktu kurang lebih 10 jam, maka dengan menggunakan transportasi Hyperloop, maka waktu sepanjang 10 jam dapat diperkecil menjadi 25 menit.

Disamping itu, untuk rute perjalanan antara Jakarta menuju Bandung jika menggunakan transportasi Hyperloop akan menjadi 9 menit. Wow, untuk perjalanan dari Jakarta ke Bandung aja dapat memakan waktu sekitar 2,5 jam. Bagaimana bisa Hyperloop melakukannya dalam 9 menit? Haiyo, siapa lagi nih yang pengen tahu tentang cara kerja Hyperloop mempersingkat waktu tempuh? Jika anda masih penasaran, mari kita ulas bersama-sama yuk tentang cara kerja Hyperloop.

Cara Kerja Hyperloop Mengatasi Kemacetan

Cara Kerja Hyperloop Mengatasi Kemacetan akan bekerja melalui kompresor udara listrik kipas di bagian depan pod yang diperuntukkan untuk mentransfer tekanan tinggi udara dari depan ke belakang serta sisi kereta. Ini akan mengurangi gesekan di depan pod, membantu mendorong dan membuat udara bantal di sekitarnya, sehingga pod akan tergantung di udara dalam tabung. Dan bantalan udara yang tergantung tersebut akan bekerja mengganti roda yang tidak difungsikan pada kecepatan tinggi.

Pod akan menggunakan tenaga baterai untuk mendorong motor listrik linier eksternal. Dan motor listrik ini akan menghasilkan gerakan dalam garis lurus bukan gerakan rotasi yang mirip dengan Tesla Model S. Motor ini nantinya akan mendorong pod untuk berkecepatan subsonik, yang artinya lebih lambat daripada kecepatan suara, dan memberikan reboost setiap 70 mil.

Dan dengan menempatkan panel solar di atas tabung, Hyperloop dapat menghasilkan lebih banyak energi yang dibutuhkan untuk beroperasi. Ini memperhitungkan penyimpanan energi yang cukup dalam kemasan baterai untuk beroperasi di malam hari dan untuk periode cuaca mendung yang berkepanjangan. Sehingga energi tersebutlah yang menjalankan Hyperloop sebagai alternatif terbaik untuk mengurangi kemacetan di Jakarta.

Nah, itulah cara kerja Hyperloop dalam mengatasi kemacetan di Jakarta. Atas perhatian serta kunjungan dari para pembaca, maka kami sebagai penulis juga tidak lupa untuk mengungkapkan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya. Enjoy your life guys, and see you in the next article.

Article Categories:
tekno

Comments are closed.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com