Manfaat Kesehatan Untuk Obat Tradisional Dari Brotowali

Written by

untuk kesehatan tubuh dalam mengobati berbagai penyakit termasuk diabetes, dan disertai dengan cara mengolah brotowali untuk dijadikan ramuan obat herbal tradisional.Brotowali adalah  termasuk dalam jenis tanaman perdu yang menjalar, melilit serta memanjat. Tanaman ini tumbuh secara liar baik di ladang, di hutan bahkan sampai di pekarangan rumah. Anda dapat membudidayakannya dengan sangat mudah, karena tidak membutuh waktu khusus untuk merawatnya. Sejak zaman dahulu kala brotowalli sudah dikenal sebagai tanaman obat yang baik bagi kesehatan tubuh.

Berikut ini penjabaran tentang beberapa manfaat dari tanaman brotowali, diantaranya :

1. Penambah Nafsu Makan

Sering kali kita mengalami gangguan menurunnya nafsu makan. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti karena gangguan suatu penyakit, depresi, perubahan mood, dan lain sebagainya. Nafsu makan adalah sebuah situasi dimana  terjadi sistem pengaturan internal tubuh untuk memenuhi kebutuhan energi dan gizi dalam tubuh. Saat nafsu makan menurun atau bahkan hilang, maka tubuh kehilangan energi. Jika kondisi ini terus berlanjut, dapat mengakibatkan penyakit serius, dan jangka waktu yang lama, tubuh beresiko mengalami malnutrisi.Untuk mengatasi hal tersebut, sangat dianjurkan bagi kita untuk segera mengambil tindakan dengan mengkonsumsi vitamin penambah nafsu makan, maupun menggunakan ramuan tradisional lainnya seperti ramuan dari bahan alami brotowali. Adapaun caranya adalah dengan minum air rebusan daun brotowali. Tambahkan manfaat madu ke dalam rebusan, untuk mengurangi rasa pahit.

2.Membantu Penyembuhan Luka

Brotowali mengandung alkaloid barberin dan columbina yang berfungsi sebagai pembunuh bakteri pada luka. Penggunaan brotowali dalam hal penyembuhan luka adalah dengan menumbuk beberapa lembar daun brotowali lalu ditempelkan pada luka. Selain itu, mencuci luka dengan rebusan batang brotowali juga dapat menyembuhkan luka.

3. Menyembuhkan Penyakit Kulit

Penyakit kulit seperti kudis (scabies) merupakan gangguan kulit yang tentu saja sangat mengganggu penampilan kita. Selain itu, scabies merupakan jenis penyakit yang menular, baik secara langsung maupun melalui perantara lain.  Untuk mengatasi hal tersebut kita bisa memanfaatkan brotowali sebagai alternative pengobatannya. Caranya adalah :

  • Tumbuk beberapa lembar daun brotowali.
  • Campur manfaat belerang dan manfaat minyak kelapa ke dalam tumbukan.
  • Lalu mengoleskan pada daerah yang terkena scabies.
  • Lakukanlah hal ini secara teratur.

4. Mengobati Diabetes

Penyakit diabetes merupakan sejenis penyakit yang jika dibiarkan tanpa perawatan akan dapat berdampak pada kematian. Penyakit yang sering disebut dengan kencing manis ini terjadi akibat kelainan pada sistem metabolik tubuh yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti :

  • obesitas.
  • kurang berolah raga.
  • kehamilan.
  • pola makan yang tidak sehat.
  • Faktor keturunan, dsb

Penyakit ini memang tidak bisa disembuhkan dengan total, pengobatan yang dilakukan hanya untuk mengendalikan dampak serta mengurangi resiko terjadinya komplikasi.

Lalu bagaimana hubungan antara diabetes dan brotowali? Ternyata tanaman brotowali memiliki sifat antidiabetik, yaitu dapat membantu mengontrol gula darah. Cara pengobatannya adalah dengan rutin mengkonsumsi ramuan rebusan batang brotowali, daun sambiloto, serta daun kumis kucing sebanyak 2 kali dalam sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

5. Menurunkan Demam

Kandungan antipiretik dan analgesik yang terdapat dalam manfaat brotowali, mampu membantu untuk menurunkan demam. Caranya adalah dengan mengkonsumsi hasil rebusan batang brotowali yang telah dicampur dengan madu. Madu berfungsi untuk mengurangi rasa pahit dari air rebusan tersebut. Beberapa obat herbal lainnya juga bisa digunakan untuk mengatasi demam seperti :

  • manfaat daun jarak.
  • manfaat mentimun.
  • manfaat daun sirsak

6. Menyembuhkan Sakit Kuning (hepatitis)

Penyakit kuning atau disebut icterus atau bisa juga disebut jaundice, merupakan sejenis penyakit yang ditandai dengan adanya perubahan warna pada kulit, sclera (bagian putih pada mata), serta pada kelenjar ludah yang disebabkan oleh peningkatan bilirubin (senyawa pigmen yang merupakan hasil metabolisme enzimatik biliverdin oleh biliverdine reduktase) pada tubuh.Pengobatan yang dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan dilakukan perawatan medis maupun dengan pengobatan alternatif seperti penggunaan obat-obatan herbal. Brotowali merupakan salah satu jenis obat herbal yang bisa membantu mengobati penyakit ini, caranya adalah dengan rutin mengkonsumsi ¾ gelas hasil rebusan batang brotowali yang telah ditambahkan dengan madu. Lakukanlah hal ini sebanyak dua kali sehari.

Article Categories:
info

Comments are closed.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com