Yang Tidak Boleh Dilakukan Oleh Ibu Selama Kehamilannya

Written by

Sebelum hari kelahiran Anak Anda tiba dan disambut dengan sukacita, Anda bertanggung jawab penuh untuk membantu anak anda yang berkembang dalam kandungan dapat  tumbuh dengan baik di lingkungan yang sehat. Ada beberapa hal-hal yang dianjurkan dan sangat penting diketahui oleh ibu hamil agar dapat menjamin hal tersebut; termasuk hal yang boleh dilakukan maupun yang tidak. Dengan mengetahuinya, maka Anda dapat dengan tenang dan tanpa perasaan yang ragu atau was-was untuk melakukan segala sesuatu demi calon bayi Anda.Berikut  ini beberapa hal yang harus, boleh dan tidak boleh dilakukan bagi seorang Ibu yang sedang hamil:

1. Jangan Merokok

Bayi yang lahir dari ibu yang merokok pada masa kehamilannya, lebih bermungkinan besar memiliki berat badan lahir rendah dan berisiko lahir cacat yang lebih besar. Selain itu, anak-anak yang lahir dari ibu yang merokok lebih mungkin untuk mencoba rokok sejak usia dini dan menjadi perokok tetap. Bukan hanya ibu perokok aktif saja yang berisiko, ibu-ibu perokok pasifpun dampaknya sama saja. Untuk itu tegur suami Anda jika masih melakukan kebiasaan buruk ini didepan Anda.

2. Dapatkan Banyak Tidur

Perubahan kadar hormon, kekhawatiran, dan kecemasan bisa membuat tidur sulit selama kehamilan. Kehamilan terutama di trimester akhir akan membuat Anda perlu mendapatkan banyak tidur seiring bertambahnya ukuran kandungan Anda. Cepatlah beristirahat jika Anda sedang merasa lelah dan membuat jadwal tidur siang kapan pun yang Anda bisa. Dapatkan tidur  tujuh sampai sembilan jam setiap malam. Kelelahan yang ibu rasakan adalah tanda bahwa tubuh Anda sedang membutuhkan lebih banyak istirahat, sehingga penting untuk ambil jam istirahat.

3. Jangan Minum Alkohol

Alkohol dapat sangat mempengaruhi perkembangan janin anda. Wanita yang minum alkohol saat hamil bisa melahirkan bayi dengan sindrom FAS, meliputi berat lahir rendah, ketidakmampuan belajar, masalah perilaku, dan ketertinggalan dalam hal pola pertumbuhan dan perkembangan.

4. Berolahraga

Olahraga sangat baik untuk ibu dan janin yang berada dalam kandungannya. Bahkan, melakukan olahraga secara teratur dapat membantu memerangi mayoritas permasalahan yang umumnya timbul selama kehamilan, termasuk insomnia, nyeri otot, berat badan berlebih, dan masalah mood.Namun  sebelum melakukan olahraga, ibu hamil harus berbicara dengan dokter tentang penyesuaian aktifitas terutama saat menuju ke fase kehamilan trimester kedua dan ketiga. Jika Anda sebelumnya tidak berolahraga secara teratur, mintalah saran dokter tentang program olahraga yang aman dan nyaman untuk Anda dan bayi Anda dalam kandungan.

5. Jangan Makan Daging Atau Telur Mentah/Kurang Matang

Mengonsumsi daging atau telur yang mentah atau setengah matang berisiko terkena penyakit seperti listeriosis dan toksoplasmosis. Kondisi ini dapat menyebabkan penyakit serius yang dapat menyebabkan bayi lahir cacat bahkan keguguran. Pastikan semua telur dan daging yang Anda makan saat hamil telah dimasak dengan baik.

Article Categories:
info

Comments are closed.

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com